Liputan 24 Yogyakarta | Liputan 24 Indonesia
www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

thumbnail

Posted by On 12:31 AM

Tren Properti Pemandangan Gunung Merapi di Yogyakarta

Liputan6.com, Yogyakarta PT Patra Jasa melalui pilar bisnisnya yang bergerak di bidang pengembangan properti Patra Land memperkenalkan produk unggulannya di Yogyakarta. Anak perusahaan PT Pertamina Persero ini melaksanakan topping off ceremony Amarta Apartemen, Minggu (23/9/2018) di site project Amarta Jalan Palagan Tentara Pelajar Sleman.

Patra Land menjadikan Yogyakarta sebagai kota ketiga pembangunan apartemen, setelah Jakarta dan Bekasi. Bukan tanpa alasan, Patra Jasa melirik Yogyakarta sebagai tempat mengembangkan bisnis properti.

"Kami sudah melakukan market review untuk pengembangan investasi di Yogyakarta, hasilnya pembangunan bandara di Yogyakarta membuat masyarakat memandang bisnis properti baik," ujar Direktur Utama PT Patra Jasa Hari Tjahya Wibowo.

  • Pasar Properti Pontianak, Prospektifkah?
  • Mencari Untung dari Rumah Rp600 Ju taan
  • Lebih dari Satu Nama di Sertifikat Tanah, Bolehkah?

Kedua, sebagai investasi harga tanah di Yogyakarta tinggi. Ia membandingkan harga tanah per meter persegi di Yogyakarta tidak kalah dengan Kemang yang menjadi ikon di Jakarta.

Tidak hanya apartemen, Hari mengaku sudah menyiapkan sejumlah rencana pembangunan properti lainnya di Yogyakarta, meliputi hotel bintang lima, landed housing atau perumahan, dan exhibition center.

Ia juga mengungkapkan progres pembangunan apartemen Amarta di Yogyakarta lebih cepat dari target. Mereka melakukan topping off lebih awal ketimbang yang dijanjikan kepada konsumen, yakni sekitar Desember mendatang.

Menurut Hari, percepatan sengaja dilakukan untuk mengawal kepercayaan konsumen.

"Lewat cepatnya topping off menunjukkan bisnis properti ini dikembangkan oleh pengembang yang bonafid, keuangan tidak bermasalah, kontraktor profesional, dan kualitas nomor satu," ucap Hari.

Properti online akan mendominasi Indonesia

2 dari 2 halaman

Apartemen Berkonsep Budaya Jawa

Amarta Apartemen
Patra Jasa menyasar Yogyakarta untuk pengembangan bisnis propertinya (Liputan6.com/ Switzy Sabandar)

Proyek Patra Land Amarta Apartemen merupakan proyek yang diakuisisi oleh PT Patra Jasa di bawah kepemimpinan mantan Direktur Utama PT Patra Jasa, M. Haryo Yunianto dari PT Wika Realty.

Apartemen ini memiliki dua tower, yaitu Yudistira tower sebanyak 506 unit dan Drupadi tower sebanyak 232 unit. Apartemen ini terbagi menjadi empat tipe, meliputi, studio, one bedroom, two bedroom, dan two bedroom premium.

Desain hunian Amarta Apartemen memadukan unsur budaya Yogyakarta dengan sentuhan modern pada interiornya. Selain itu, sejumlah kamar di apartemen ini menawarkan p emandangan Gunung Merapi secara langsung.

Sampai dengan saat ini, pembangunan apartemen yang memiliki nilai investasi Rp 460 miliar ini sudah terjual hampir 200 unit.

"Kami menyosialisasikan kepada konsumen, naiknya konversi Dollar terhadap rupiah tidak mempengaruhi harga komitmen kepada konsumen," tutur Hari. Oleh karena itu, ia mengimbau kepada konsumen yang sudah berkomitmen dengan tanda jadi untuk melunasi uang muka, dan mulai melakukan cicilan.

Menurut Hari, apabila hal itu dipenuhi, konsumen dapat langsung masuk ke apartemennya tanpa perlu menunggu pelunasan.

""Kami percaya dengan konsumen,tidak perlu lunas dulu supaya bisa masuk," ujarnya.

Sumber: Berita Yogyakarta | Disclaimer: Semua posting di blog ini merupakan pendapat pribadi dan tanggung jawab masing-masing penulis sepenuhnya.

thumbnail

Posted by On 9:28 PM

Pemeliharaan Jaringan, Beberapa Daerah di Yogyakarta Akan ...

Layanan Publik

Pemeliharaan Jaringan, Beberapa Daerah di Yogyakarta Akan Alami Pemadaman Listrik Sementara

PLN Area layanan Yogyakarta bakal melakukan pemadaman listrik bergilir pada Senin (24/9/2018)

Pemeliharaan Jaringan, Beberapa Daerah di Yogyakarta Akan Alami Pemadaman Listrik SementaraTRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkasilustrasi

TRIBUNJOGJA.COM - PLN Area layanan Yogyakarta bakal melakukan pemadaman listrik bergilir pada Senin (24/9/2018).

Sejumlah wilayah akan mengalami pemadaman listrik bergilir pada Senin (24/9/2018), di antaranya :

Waktu : 10.00 - 13.00 WIB
Tujuan/ Keperluan : Pemeliharaan ja ringan, penggeseran pole JTM PFK dan pemotongan pohon dekat jaringan (ROW)
Unit/ Wilayah Kerja : SEDAYU
Lokasi padam : Dn Karanglo, Dn Pedes, Dn Kemusuk, Dn Puluhan, Dn Argomulyo, Dn Puluhan dan sekitarnya

Waktu : 10.00 - 13.00 WIB
Tujuan/ Keperluan : pembangunan feeder baru BNL19
Unit/ Wilayah Kerja : BANTUL
Lokasi padam : Dn. Druwo, PR. Pesona Bunga Nir, PR. Grahayasa, Dn. Tanjung, PR. Ananda, Dn. Ngancar, Dn. Wojo, Dn. Jotawang, Dn. Randu Belang, Dn. Jotawang dan Wilayah Sekitarnya.

Waktu : 10.00 - 13.00 WIB
Tujuan/ Keperluan : perluasan JTM & trafo guna layananperubahan daya
Unit/ Wilayah Kerja : JOGJAKOTA
Lokasi padam : Jl. Sultan Agung, Tamansiswo, Tohpati, Trustojumeno, Nyutran, Mergangsan, Sukarsan, Gg Manukberi, Joyonegaran, LP Wirogunan dan sekitarnya

Waktu : 10.00 - 13.00 WIB
Tujuan/ Keperluan : pemasangan konstruksi, penjumperan guna layanan penyambungan baru dan perbaikan tiang miring
Unit/ Wilayah Kerja : KALASAN
Lokasi padam : PABRIK SARUNG TANGAN, SHOWROOM MAZDA, DN. SOROGENEN, PR PERMATA HIJAU, HOTEL WIRAWIJAYA, DN JUWANGEN, PR. CITRA SUN GARDEN, PT. BERLICO, DN JUWANGEN, DN GROGOL, DN JAGALAN, DANAGUNG RAMULTI, DIKLAT KEUANGAN PURWOMARTANI, DN. SUKOHARJO, UKRIM, PT. ASIATIK KECAP ABC, DN. CUPUWATU, PR. CITRA BANDARA ASRI, DN. CUPUWATU, PR SHANGRILA GARDEN, DN. MANGUNAN, PR. GAND CUPUWATU, SHOWROOM FORD, DN. NGEBRUK, RSI, PT. KARYA BETON, DN. GENDINGAN

Waktu : 09.30 - 15.00 WIB
Tujuan/ Keperluan : pembangunan feeder baru SMU08
Unit/ Wilayah Kerja : WONOSARI - kab Gunungkidul
Lokasi padam : Dn. Mijahan Semanu, Dn. Ngringin Semanu, Dn. Sambirejo Semanu & Dn. Nitikan Semanu. (*)

Penulis: Noristera Pawestri Editor: ton Su mber: Tribun Jogja Ikuti kami di Kronologi Anggota The Jak Mania Tewas Dikeroyok Oknum Suporter Persib, sempat Minta Tolong Sumber: Berita Yogyakarta | Disclaimer: Semua posting di blog ini merupakan pendapat pribadi dan tanggung jawab masing-masing penulis sepenuhnya.

thumbnail

Posted by On 12:19 PM

Mengintip Serunya Kopdar Smartfren Community Yogyakarta

Mengintip Serunya Kopdar Smartfren Community Yogyakarta

Dani Miftahul Akhyar dari Smartfren menyatakan, Kopdar Session merupakan kegiatan rutin dari Smartfren Community.

Mengintip Serunya Kopdar Smartfren Community YogyakartaistimewaKopdar Smartfren Community Yogyakarta di Plaza Ambarrukmo Yogyakarta

Laporan Reporter Tribun Jogja Alexander Ermando

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Smartfren Community Yogyakarta menggelar Kopi Darat (Kopdar) session pada Minggu (23/09/2018). Kegiatan tersebut dilakukan di salah satu restoran Lantai 3, Plaza Ambarrukmo Yogyakarta.

Dani Miftahul Akhyar dari Smartfren menyatakan, Kopdar Session merupakan kegiatan rutin dar i Smartfren Community.

"Kali ini bahasan kita tentang bagaimana cara membuat Vlog yang keren dan bisa nge-hits," kata Dani selaku Head of Community Development Smartfren.

Agar pembahasan menjadi semakin menarik, Smartfren mengundang Bram Dermawan alias BraDer sebagai pembicara. Ia adalah salah satu Youtuber ternama asal Yogyakarta.

Para peserta pun diajak langsung untuk mempraktekkan pembuatan Vlog tersebut. Sebagai hiburan, mereka juga diberikan kuis-kuis menarik.

"Kita juga sekaligus memilih ketua yang baru, yaitu Wahyu dan Ezel," ujar Dani.

Dani menambahkan, Smartfren Community Yogyakarta merupakan salah satu dari 16 komunitas yang ada di Indonesia.

Saat ini, Dani mengklaim ada sekitar 50 ribu anggota dari 16 komunitas tersebut.

"Kita juga berharap komunitas di Yogyakarta semakin eksis, dengan adanya ketua baru," kata Dani.(*)

Penulis: Alexander Aprita Editor: ribut raharjo Sumber: Tribun Jogja Ikuti kami di Warga Gerebek Guru Honorer Asal Madura yang Cabuli Siswi SMP di Dalam Mobil, Awal Kenalan di Medsos Sumber: Berita Yogyakarta | Disclaimer: Semua posting di blog ini merupakan pendapat pribadi dan tanggung jawab masing-masing penulis sepenuhnya.

thumbnail

Posted by On 6:48 AM

KTB di Kota Yogyakarta Akan Terus Ditingkatkan

Kota Yogyakarta

KTB di Kota Yogyakarta Akan Terus Ditingkatkan

Simulasi dilakukan untuk melatih kepekaan masyarakat ketika menghadapi bencana yang sewaktu-waktu bisa mengancam.

KTB di Kota Yogyakarta Akan Terus DitingkatkanTRIBUNJOGJA.COM / Siti UmaiyahWakil Walikota Yogyakarta, dan BPBD Kota Yogyakarta saat berfoto bersama setelah melakukan simulasi di KTB Palihan pada Minggu (23/9/2018.

TRIBUNJOGJA.COM - Simulasi mengenai ancaman bencana gempa bumi dan kebakaran Kampung Tanggap Bencana (KTB) Pilahan dilakukan oleh Pemerintah Yogyakarta'>Kota Yogyakarta di halaman Kelurahan Rejowinangun pada Minggu (23/9/2018).

Hari Wa hyudi selaku Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Yogyakarta mengungkapkan tujuan diadakannya simulasi ini untuk melatih kepekaan masyarakat ketika menghadapi bencana yang sewaktu-waktu bisa mengancam.

Baca: April 2019, Seluruh Penerbangan Internasional Dialihkan ke NYIA

Sebelumnya, dia mengatakan jika sebelumnya sudah diadakan 16 kali pertemuan dengan KTB Pilahan.

"Ini bagaimana caranya agar masyarakat siap menghadapi situasi kebencanaan di wilayahnya. Semoga tidak ada bencana, namun kita tetap harus siap bila sewaktu-waktu ada bencana," ungkapnya pada Tribunjogja.com.

Hari mengatakan, jika pada saat menghadapi bencana, yang terpenting masyarakat tidaklah panik.

Karena jika panik bisa mengurangi separuh energi dan menyebabkan bencana lebih luas.

Dia menjelaskan, jika ancaman bencana di satu tempat dengan tempat lainnya berbeda.

Maka simulasi akan disesuaikan dengan kondisi dan an caman yang ada.

Di dalam pelatihan ini, setidaknya melibatkan berbagai pihak, seperti dari BPBD, Puskemas, Dinas Kebakaran, KTB Pilahan serta masyarakat secara umum.

"Kita harapkan, simulasi yang kita adakan hari ini bukan akhir kegiatan. Tapi awal dari masyarakat untuk siap menanggulangi bencana. Saat ini setidaknya sudah 98 KTB dan akan terus ditingkatkan," terangnya.

Heroe Poerwadi, selaku Wakil Walikota Yogyakarta mengungkapkan simulasi yang dilakukan di KTB Pilahan dimaksudkan agar masyarakat bisa siap dan sudah ada persiapan ketika menghadapi bencana.

"KTB sebagai upaya membiasakan kalau ada bencana sewaktu-waktu. Semisal nanti ada gempa, itu harus bagaimana masyarakat juga harus tahu. Sebagai antisipasi hal-hal yang tidak diinginkan," ungkapnya.

Baca: Trail Run 2018, Sensasi Berlari di Kawasan Bekas Tambang

Heroe mengatakan jika sebenarnya simulasi saja tidaklah cukup satu kali.

Oleh karenan ya kegiatan seperti ini harus dilakukan secara terus-menerus.

"Ya untuk mengantisipasi kalau ada bencana. Untuk kampung Pilahan ini ancaman bencana ada gempa, kebakaran, banjir, maupun angin puting beliung. Setiap kampung memang tidak sama," katanya. (*)

Penulis: Siti Umaiyah Editor: Gaya Lufityanti Ikuti kami di Warga Gerebek Guru Honorer Asal Madura yang Cabuli Siswi SMP di Dalam Mobil, Awal Kenalan di Medsos Sumber: Berita Yogyakarta | Disclaimer: Semua posting di blog ini merupakan pendapat pribadi dan tanggung jawab masing-masing penulis sepenuhnya.

thumbnail

Posted by On 2:37 AM

Langit Cerah Berawan Meliputi Seluruh Wilayah Yogyakarta Hari ...

Hotline

Langit Cerah Berawan Meliputi Seluruh Wilayah Yogyakarta Hari Minggu Ini

Cuaca mendung juga diperkirakan masih terjadi di sejumlah wilayah, seperti Yogyakarta dan Sleman pada siang dan malam hari.

Langit Cerah Berawan Meliputi Seluruh Wilayah Yogyakarta Hari Minggu IniTRIBUNJOGJA.COMilustrasi

TRIBUNJOGJA.COM - Minggu (23/09/2018) ini, seluruh wilayah DIY diperkirakan cerah berawan.

Hal ini menurut prakiraan cuaca yang dikeluarkan oleh Stasiun Klimatologi (Staklim) BMKG Yogyakarta.

Baca: Hasil Liga Inggris Sabtu 22 September 2018, Liverpool di Puncak, Manchester United Tertahan

Menurut infor masi yang dihimpun Tribunjogja.com, kondisi cerah berawan akan berlangsung dari pagi hingga malam hari.

Sementara pada dini hari langit diperkirakan cerah.

Cuaca mendung juga diperkirakan masih terjadi di sejumlah wilayah, seperti Yogyakarta dan Sleman pada siang dan malam hari.

Suhu rata-rata diperkirakan berada di kisaran 24 hingga 33 derajat Celcius, dengan tingkat kelembaban mencapai 50 hingga 90 persen.

Sementara kecepatan angin akan berlangsung merata di seluruh wilayah, yaitu di angka 30 km per jam.

Baca: Hatrik dan Kartu Merah Warnai Kemenangan Persebaya vs Mitra Kukar

Staklim BMKG Yogyakarta memprediksi tinggi gelombang laut di pesisir selatan DIY pada hari ini dalam kondisi normal.

Tidak ada peringatan dini yang dikeluarkan terkait gelombang tinggi ini.(*)

Penulis: Alexander Aprita Editor: Gaya Lufityanti Ikuti kami di Gubernur Tampar Suporter PSMS Medan hingga Videonya Viral, Beri Penjelasan di Instagram Sumber: Berita Yogyakarta | Disclaimer: Semua posting di blog ini merupakan pendapat pribadi dan tanggung jawab masing-masing penulis sepenuhnya.

thumbnail

Posted by On 2:36 AM

274 Orang Ikuti Ruwatan Sukerta di Yogyakarta

Yogyakarta

274 Orang Ikuti Ruwatan Sukerta di Yogyakarta

Ruwatan sukerta merupakan satu dari beberapa upacara adat tradisi dari leluhur yang dilestarikan BPNP DIY.

274 Orang Ikuti Ruwatan Sukerta di YogyakartaTRIBUNJOGJA.COM / Christi Mahatma WardhaniRatusan Sukerta mengikuti ritual Ruwatan Sukerta yang diselenggarakan oleh Direktorat Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Tradisi dalam rangka Purnama Sura di Pendapa Agung Tamansiswa Yogyakarta, Minggu (23/9/2018)

Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Direktorat Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Tradisi Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan bekerjasama dengan Balai Pelestarian Nilai Budaya DIY mengadakan Ruwatan Sukerta.

Ruwatan dilaksanakan di Pendapa Agung Tamansiswa Yogyakarta diikuti oleh 274 sukerta.

Baca: Luncurkan Aplikasi FastPOS, Pos Indonesia Berikan Layanan Pengiriman Cepat Berbasis Online

Kepala Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNP) DIY, Zaimul Azza M Hum mengatakan, ruwatan sukerta merupakan satu dari beberapa upacara adat tradisi dari leluhur.

Oleh sebab itu perlu dilestarikan oleh BPNP DIY.

Selain untuk melestarikan tradisi leluhur, melalui ruwatan tersebut juga sebagai upaya pertahanan budaya bangsa.

"Ruwatan Sukerta ini merupakan peninggalan leluhur yang perlu dilestarikan. Karena sarat luhur budaya bangsa. Melalui Ruwatan juga sebagai upaya pertahanan bangsa. Melestarikan, mengembangkan Budaya Jawa untuk kemajuan bangsa," katanya saat sambutan dalam Ruwatan Sukerta, Minggu (23/9/2018).

Sem entara itu, Sekretaris Direktorat Jendral Kebudayaan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, Sri Suhartini mengatakan ada sekitar 60 kategori Sukerta.

Beberapa diantaranya adalah anak tunggal, anak kembar, pancuran kapit sendhang, sendhang kapit pancuran, Pandawa, dan masih banyak lagi.

Ia menambahkan Ruwatan Sukerta juga menjadi sarana untuk memanjatkan doa pada Tuhan, agar diberi kebaikan.

Halaman selanjutnya 12
Penulis: Christi Mahatma Wardhani Editor: Gaya Lufityanti Ikuti kami di Gubernur Tampar Suporter PSMS Medan hingga Videonya Viral, Beri Penjelasan di Instagram Sumber: Berita Yogyakarta | Disclaimer: Semua posting d i blog ini merupakan pendapat pribadi dan tanggung jawab masing-masing penulis sepenuhnya.