Penjualan aksesori Natal penuhi pasar Enarotali | Liputan 24 Yogyakarta
www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Penjualan aksesori Natal penuhi pasar Enarotali

Posted by On 4:41 AM

Penjualan aksesori Natal penuhi pasar Enarotali

(function() { var cx = '005214336926050136894:maikcymuhbi'; var gcse = document.createElement('script'); gcse.type = 'text/javascript'; gcse.async = true; gcse.src = 'https://cse.google.com/cse.js?cx=' + cx; var s = document.getElementsByTagName('script')[0]; s.parentNode.insertBefore(gcse, s); })();

  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Domberai
    • Bomberai
    • Lapago
    • Meepago
    • Mamta
    • Saireri
  • Berita Papua
    • Polhukam
    • Pendidikan dan Kesehatan
    • Otonomi
    • Nasional & Internasional
    • Lembar Olahraga
    • Jayapura Membangun
    • Infrastruktur
    • Ekonomi, Bisni & Keuangan
    • Seni Budaya
    • Nabire Membangun
  • Pasifik
  • Nusa
    • Ibukota
    • Jawa
    • Sumatera
    • Bali & Nusa Tenggara
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Maluku
  • Artikel
    • Indepth
    • Opini
    • Pengalaman
    • Pernik Papua
    • Perempuan & Anak
    • Selepa
  • More
    • Pilihan Edito r
    • Surat & Sumbangan Pembaca
    • Rilis Pers & Advertorial
    • PR Newswire
    • Berita Foto
  • Resources
    • Blog
    • Arsip
    • West Papua Daily
    • Laporan Warga
    • Saya Komen!!!
  • 2013-2016
Show/Hide
  1. Home
  2. Ekonomi
  3. Penjualan aksesori Natal penuhi pasar Enarotali
  • Selasa, 05 Desember 2017 â€" 15:16
  • 240x views
Penjualan aksesori Natal penuhi pasar Enarotali Warga lagi beramai-ramai melihat dan memilih aksesori Natal di pasar tradisional Enarotali, Paniai, Selasa, (5/12/2017) - Jubi/Abeth You

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Paniai, Jubi - Penjualan aksesoris Natal di pasar tradisional Enarotali, Kabupaten Paniai, Papua, mulai marak, meski puncak perayaanya masih empat pekan lagi. Pasar tradisional itu mulai meriah oleh sejumlah aksesoris natal yang ditampilkan, seperti pohon Natal dalam berbagai ukuran, topi s interklas, dan beragam lampu hias warna-warni.

Bahkan para petugas penjualan di sejumlah kios mulai mengenakan topi sinterklas menambah kemeriahan.

“Kami sudah menawarkan aksesoris Natal agar pembeli mudah meyiapkan perayaan sejak dini,” kata seorang penjual aksesori Natal di pasar Enarotali, Thamrin, Selasa, (5/12/2017) .

Ia mengaku omset aksesoris Natal yang dijajakan bernilai hingga belasan juta rupiah. Nilai itu dari berbagai aksesoris yang ia jajakan seperti pohon dan ragam aksesoris yang menghiasinya.

“Harga topi sinterklas berkisar Rp 50 ribu hingga Rp 100 ribu, sedangkan lampu hias warna-warni mulai Rp 250 ribu-Rp 500 ribu per set,” kata Thmarin menjelaskan.

Thmarin mulai menggelar aksesoris Natal sejak akhir November, ia mengaku sebagian besar barang yang ia jual sudah banyak dibeli pembeli. “Aksesoris itu untuk hiasan rumah maupun sebagai bingkisan atau kado kepada keluarga yang sudah mulai diborong,” kat anya.

Menurut dia, saat ini lampu hias warna-warni, pohon Natal dan hiasan dinding banyak diminati. Tak hanya itu topi Sinterklas untuk anak-anak serta umbul-umbul juga banyak dibeli.

Ambonai, penjual aksesori Natal lainnya, mengakui berbagai aksesoris banyak dibeli umat Kristiani menjelang Hari Raya Natal, di antaranya lampu hias warna-warni dan pohon Natal. "Memang saat ini belum banyak pembeli, akan tetapi kami sudah mulai pajang dan jual,” katanya.

Menurut dia, karakter pembei terkadang datang memesan pohon natal sesuai keinginan mereka. (*)

'); }} catch (e) {}} var environmentVars = { slot: document.getElementById(lkqdSettings.playerContainerId), videoSlot: document.getElementById(lkqdSettings.playerId), videoSlotCanAutoPlay: true, lkqdSettings: lkqdSettings }; function onVPAIDLoad() { lkqdVPAID.subscribe(function() { lkqdVPAID.startAd(); }, 'AdLoaded'); } var vpaidFrame = document.createElemen t('iframe'); vpaidFrame.id = lkqdSettings.lkqdId; vpaidFrame.name = lkqdSettings.lkqdId; vpaidFrame.style.display = 'none'; var vpaidFrameLoaded = function() { vpaidLoader = vpaidFrame.contentWindow.document.createElement('script'); vpaidLoader.src = 'https://ad.lkqd.net/vpaid/formats.js?pid=195&sid=496646'; vpaidLoader.onload = function() { lkqdVPAID = vpaidFrame.contentWindow.getVPAIDAd(); onVPAIDLoad(); lkqdVPAID.handshakeVersion('2.0'); lkqdVPAID.initAd(lkqdSettings.playerWidth, lkqdSettings.playerHeight, 'normal', 600, creativeData, environmentVars); }; vpaidFrame.contentWindow.document.body.appendChild(vpaidLoader); }; vpaidFrame.onload = vpaidFrameLoaded; vpaidFrame.onerror = vpaidFrameLoaded; document.documentElement.appendChild(vpaidFrame); })(); Reporter :Abeth You abethamoyeyou@gmail.com Editor : Edi Faisol
Tinggalkan Komentar : Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.

Sebelumnya

Inflasi di Jayapura dan Merauke terendah di Papua

Selanjutnya

Baca Juga
  • Cuitan Dubes Inggris di twitter, dinilai kondisi riil di Papua

    Polhukam â€" Selasa, 28 November 2017
  • Legislator Papua: Jika malu budaya OAP, biarkan kami urus diri sendiri

    Polhukam â€" Selasa, 28 November 2017
  • Demi sawit oknum Brimob diduga aniaya pemilik ulayat

    Domberai â€" Sabtu, 25 November 2017
  • Pertemuan ULMWP di Vanuatu bahas resolusi dan struktur baru

    Berita Papua â€" Rabu, 29 November 2017
  • Benny Wenda dan Octovianus Mote kembali pimpin ULMWP

    Nasional & Internasional â€" Jumat, 01 Desember 2017

Komen Saya

  • Warga Bicara Soal Tiket Pesawat yang Mahal di Papua 26 November 2015 | 11:58 pm
  • Jejak Pasukan Sekutu di Bougainville 23 November 2015 | 11:44 pm
  • 10 Fakta Hiu Karpet Berbintik 23 November 2015 | 11:34 pm
  • Apa Kata Mereka Tentang Kawasan Cagar Alam Cycloop? 19 November 2015 | 11:26 pm

Laporan Warga

Simak Juga Suara Papua Dibungkam
Selasa, 30 Mei 2017 | 11:27
Diproduksi : wpu Press UnFreedom in West Papua, an interview with Victor Mambor
Selasa, 30 Mei 2017 | 11:18
Diproduksi : wpu Forest for Ecotourim, Papuan Way
Selasa, 30 Mei 2017 | 11:05
Diproduksi : wpu A Story of the Morning Star Bracelet, Cerita Gelang Bintang Fajar
Selasa, 30 Mei 2017 | 10:48
Diproduksi : wpu 50 Years of Freeport in Papua, 1967-2017
Selasa, 30 Mei 2017 | 10:22
Diproduksi : wpu Depapre Port, the beginning of
Selasa, 30 Mei 2017 | 10:05
Diproduksi : wpu ‹ › Terkini
  • KPAI: Tindakan Bupati Serang pada anak SD, preseden buruk

    Jawa â€" Selasa, 05 Desember 2017 | 19:25 WP
  • Membungkam protes pembangunan bandara internasional Yogyakarta

    Jawa â€" Selasa, 05 Desember 2017 | 19:22 WP
  • Mandela; bapak Afrika Selatan,bapak perdamaian dunia

    Dunia â€" Selasa, 05 Desember 2017 | 19:20 WP
  • Kesadaran orang tua bawa balita ke posyandu kurang

    Penkes â€" Selasa, 05 Desember 2017 | 19:07 WP
  • Pemerintah diminta segera selesaikan persoalan tanah adat

    Penkes â€" Selasa, 05 Desember 2017 | 18:40 WP
  • Papua harus kembangkan tanaman umbi-umbian

    Anim Ha â€" Selasa, 05 Desember 2017 | 17:35 WP
  • Pemkab Merauke diminta bangun irigasi berskala besar

    Anim Ha â€" Selasa, 05 Desember 2017 | 17:28 WP
  • Festival Budaya Teluk Wondama dimeriahkan tarian hingga kuliner

    Domberai â€" Selasa, 05 Desember 2017 | 17:12 WP
  • Wagub minta masyarakat Papua mandiri

    Otonomi â€" Selasa, 05 Desember 2017 | 15:55 WP
  • Pusat perlu buka penerbangan dari Papua ke negara Pasifik

    Otonomi â€" Selasa, 05 Desember 2017 | 15:47 WP
  • Banyak alat rusak, perekaman KTP-el di Papua baru 25 persen

    Otonomi â€" Selasa, 05 Desember 2017 | 15:38 WP
  • Penjualan aksesori Natal penuhi pasar Enarotali

    Ekonomi â€" Selasa, 05 Desember 2017 | 15:16 WP
  • ISBI Papua menggelar workshop kewirausahaan mahasiswa

    Penkes â€" Selasa, 05 Desember 2017 | 15:03 WP
  • Akibat senjata ilegal beredar di perbatasan, kekerasan dan Perang suku meningkat di PNG

    Nasional & Internasional â€" Selasa, 05 Desember 2017 | 12:18 WP
  • Yuliana Wambrauw dan Neles Rumbarar tidak pernah mundur dari MRP

    Saireri â€" Selasa, 05 Desember 2017 | 11:52 WP
Stop Press
  • Apakah rakyat Papua Nugini akan lenyap akibat makan pinang?
    Selasa, 14 September 2016
  • 7 Tempat Liburan Paling Ngehits di Indonesia. Mana Favoritmu?
    Rabu, 14 September 2016
  • Studi: kehidupan terancam, level oksigen jatuh 2% dalam 50 tahun
    Minggu, 14 Septembe r 2016
Index » Teras Lampung Ekuatorial Berita Lingkungan DeGorontalo Kabar Kota Berita Bali Kalteng Pos News Balikpapan Suara Kendari Kabar Selebes Suara Papua Cahaya Papua Aceh Traffic Aceh Baru Ranah Minang Merdeka Radio New Zealand International Solomon Star Vanuatu Daily PINA Islands Business Fiji Times Maori TV Post Courier Dedicated for West Papua | From Sorong to Samarai Property of PT Jujur Bicara PapuaSumber: Google News | Liputan 24 Enarotali

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »