Gunung Ireng, Satu Lagi Tempat Menikmati "Sunrise" di Yogyakarta | Liputan 24 Yogyakarta
www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Gunung Ireng, Satu Lagi Tempat Menikmati "Sunrise" di Yogyakarta

Posted by On 5:29 AM

Gunung Ireng, Satu Lagi Tempat Menikmati "Sunrise" di Yogyakarta

kawasan Gunung Ireng, Kecamatan Patuk, Gunungkidul, salah satu Lokasi menikmati kabut dipagi hariKompas.com/Markus Yuwono kawasan Gunung Ireng, Kecamatan Patuk, Gunungkidul, salah satu Lokasi menikmati kabut dipagi hari


YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Gunung Ireng di Desa Pengkok, Kecamatan Patuk, Gunungkidul, DI Yogyakarta, menawarkan keindahan kabut di sela perbukitan Gunung Sewu.

Wisata alam perbukitan ini akan lebih indah jika dinikmati pagi hari, sesaat sebelum matahari terbit.

Salah seorang wisatawan Warga Wonosari, Wibowo, mengatakan dirinya sudah dua kali mencoba mengunjungi Gunung Ireng. Saat pertama kali mencoba dirinya tidak mendapati kabut, lalu di hari berikutnya dirinya bisa mendapatkan hamparan kabut di sela bukit kapur.

"Yang pertama sudah kesiangan jadi kurang menarik, tetapi saat kedua menarik terlebih saat masih ada kabutnya, buat foto-foto bagus," katanya Senin (9/7/2018)

Harga tiket masuk dibanderol Rp 3.000 dengan parkir roda dua Rp 2.000. Akses Gunung Ireng cukup mudah, hanya 100 meter dari jalan utama.

Jika berangkat dari Yogyakarta, pada perempatan Patuk ambil arah kanan kemudian lurus.

"Akses jalanya mudah dan tidak terlalu jauh dari jalur utama Yogya-Wonosari," kata Wibowo.

Gunung Ireng, Kecamatan Patuk, Gunungkidul, Salah satu Lokasi Melihat kabut Kompas.com/Markus Yuwono Gunung Ireng, Kecamatan Patuk, Gunungkidul, Salah satu Lokasi Melihat kabut
Gunung Ireng merupakan wisata swadaya mas yarakat dan dikembangkan oleh warga Desa Pengkok. Awal mula pengembangan wisata Gunung Ireng sejak 2010, dan pada 2013 diluncurkan.

"Awalnya swadaya masyarakat membangun wisata alam alternatif karena tidak jauh dari jalur utama," kata Sugit selaku Kepala Desa Pengkok.

Sugit mengatakan awalnya sulit mengajak masyarakat karena warga saat itu melihat wisata di Gunungkidul sebatas deretan pantai.

Setelah media sosial marak, warga pun mau diajak untuk membangun desanya. Meski diakuinya, warga sampai saat ini masih ragu untuk ikut mengembangkan lokasi.

"Seiring berkembangnya waktu dan media sosial menurutnya warga semakin sadar akan potensi wisata tersebut," ujar Sugit.

Berbagai fasilitas pendukung saat ini sudah cukup lengkap. Mulai dari tempat parkir, toilet, gazebo, sampai tempat penjual makanan. Saat ini setiap harinya ada 50-an wisatawan yang berkunjung.

"Kalau Hari Sabtu dan Minggu rata-rata antara 300 sampai 500 orang,&q uot; katanya.

Sugit mengatakan penting untuk membangun wisata agar masyarakat berdaya dari segi ekonomi. Pihaknya berupaya meningkatkan fasilitas dan bekerjasama dengan lembaga pendidikan.

"Gunung Ireng itu merupakan batuan purba. Selain untuk wisata alam, juga untuk wisata edukasi," ucapnya.


Berita Terkait

7 Tempat Wisata di Sekitar Universitas Gajah Mada Yogyakarta

7 Kuliner Kampus di Yogyakarta, dari Legendaris sampai yang "Hits"

Daftar Hotel Dekat Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta

Asosiasi Chef Yogyakarta Bagikan 5.678 Nasi Kebuli

Mulai 1 Juni Citilink Buka Rute Yogyakarta-Makassar

Terkini Lainnya

Ke Bali lewat Jalur Darat, Mengapa Tidak?

Ke Bali lewat Jalur Darat, Mengapa Tidak?

Travel Tips 09/07/2018, 18:23 WIB Gunung Ireng, Satu Lagi Tempat Menikmati 'Sunrise' di Yogyakarta

Gunung Ireng, Satu Lagi Tempat Menikmati "Sunrise" di Yogyakarta

Travel Story 09/07/2018, 17:23 WIB 5 Destinasi untuk Dikunjungi Bulan J   uli

5 Destinasi untuk Dikunjungi Bulan Juli

News 09/07/2018, 16:18 WIB Tips Menjajal Wisata Petualangan dengan 'Touring' Motor

Tips Menjajal Wisata Petualangan dengan "Touring" Motor

Travel Tips 09/07/2018, 15:24 WIB Tips Mendaki Gunung bagi Wanita Milenial ala Adinda Thomas

Tips Mendaki Gunung bagi Wanita Milenial ala Adinda Thomas

Travel Tips 09/07/2018, 14:24 WIB Menginap di Hotel Terapung Kanal Amsterdam

Menginap di Hotel Terapung Kanal Amsterdam

Hotel Story 09/07/2018, 10:20 WIB Festival Pacu Jalur Masuk Kalender Pariwisata Nasional

Festival Pacu Jalur Masuk Kalender Pariwisata Nasional

News 09/07/2018, 09:16 WIB Wisata Religi Makam Nyi Ageng Serang di Tengah Waduk Kedung Ombo

Wisata Religi Makam Nyi Ageng Serang di Tengah Waduk Kedung Ombo

Travel Story 09/07/2018, 08:35 WIB Bikin Gemas, Yuk Nonton Pentas Kabuki Hello Kitty di Jepang

Bikin Gemas, Yuk Nonton Pentas Kabuki Hello Kitty di Jepang

Travel Story 09/07/2018, 08:06 WIB 3 Penerbangan Wings Air Koneksikan Bandara Baru Morowali

3 Penerbangan Wings Air Koneksikan Bandara Baru Morowali

News 09/07/2018, 07:04 WIB Jangan Cuma Foto-foto di Brandenburg Gate, Simak Sejarahnya!

Jangan Cuma Foto-foto di Brandenburg Gate, Simak Sejarahnya!

Travel Story 08/07/2018, 22:37 WIB 5 Barang yang Biasa Dibawa 'Traveling' tapi Tidak Terlalu Penting

5 Barang yang Biasa Dibawa "Traveling" tapi Tidak Terlalu Penting

Travel Tips 08/07/2018, 20:24 WIB Saat Foto untuk Paspor, Lebih Baik Senyum atau Tidak?

Saat Foto untuk Paspor, Lebih Baik Senyum atau Tidak?

Travel Tips 08/07/2018, 18:21 WIB 4 Destinasi di Indonesia yang Cocok untuk 'Touring' Naik Motor

4 Destinasi di Indonesia yang Cocok untuk "Touring" Naik Motor

Travel Tips 08/07/2018, 16:19 WIB Meriahnya Parade 1.001 Kuda Sandalwood dan Festival Tenun Ikat di Sumba Barat

Meriahnya Parade 1.001 Kuda Sandalwood dan Festival Tenun Ikat di Sumba Barat

News 08/07/2018, 14:20 WIB Load MoreSumber: Berita Yogyakarta | Disclaimer: Semua posting di blog ini merupakan pendapat pribadi dan tanggung jawab masing-masing penulis sepenuhnya.

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »