GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Dinsos Kota Yogyakarta Lakukan Pelatihan untuk Cegah Anak ...

Dinsos Kota Yogyakarta Lakukan Pelatihan untuk Cegah Anak ...

Kota Yogyakarta Dinsos Kota Yogyakarta Lakukan Pelatihan untuk Cegah Anak Jalanan Mencegah anak turun ke jalan, Dinas Sosial Kota Yogyakarta melakukan pela…

Dinsos Kota Yogyakarta Lakukan Pelatihan untuk Cegah Anak ...

Kota Yogyakarta

Dinsos Kota Yogyakarta Lakukan Pelatihan untuk Cegah Anak Jalanan

Mencegah anak turun ke jalan, Dinas Sosial Kota Yogyakarta melakukan pelatihan potong rambut dan sablon.

Dinsos Kota Yogyakarta Lakukan Pelatihan untuk Cegah Anak JalananTRIBUNJOGJA.COM / Suluh PamungkasBerita Kota Yogya

Laporan Calon Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA- Mencegah anak turun ke jalan, Dinas Sosial Kota Yogyakarta melakukan pelatihan potong rambut dan sablon.

Kepala Bidang Advokasi dan Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kota Yogyakarta, Ch Tri Maryatun mengatakan peserta pelatihan merupakan h asil dari tim penjangkauan di tingkat kelurahan.

Baca: Pemkot Yogyakarta Buat Smart Room Tahun Depan

"Jadi pelatihan atau rehabilitasi ini sebagai tindakan preventif. Tindakan preventif bagi anak-anak yang rentan turun ke jalan dan untuk memotivasi supaya anak yang sudah di jalan tidak kembali lagi ke jalan," kata Atun pada Tribunjogja.com, Selasa (21/8/2018).

Menurutnya untuk rehabilitasi anak jalanan tidak mudah. Anak terkadang mudah bosan, sehingga saat pelatihan ada anak yang tidak mengikuti pelatihan penuh.

"Itu tahun-tahun sebelumnya begitu. Kalau yang kemarin ini Alhamdulillah, dari 20 peserta bisa ikut semua dengan baik. Pelatihan kemarin dilaksanakan tiga hari, dalam pelatihan anak-anak diajak bermain juga jadi nggak bosen selama pelatihan," lanjutnya.

Tidak hanya pelatihan, Dinsos Kota Yogyakarta juga memberikan bantuan untuk membeli alat-alat.

Baca: Pemkot Yogya Lanjutkan Penataan Kawa san Kumuh

Menurut data Dinsos Kota Yogyakarta, jumlah anak jalanan tahun 2017 ada sekitar 19.

"Jadi kota itu cuma tempat aja, yang datang bisa dari kabupaten lain. Tetapi kan kalau anggaran kami hanya untuk anak kota saja. Sepertinya jumlahnya turun saat ini, kemarin bikin pelatihan aja susah carinya. Itu yang rentan juga lho, berarti kan memang sudah berkurang," ujarnya. (*)

Penulis: Christi Mahatma Wardhani Editor: Gaya Lufityanti Ikuti kami di Atlet Jepang yang Sewa PSK di Blok M Minta Maaf dan Ceritakan Kronologinya hingga Dipergoki Wartawan Sumber: Berita Yogyakarta | Disclaimer: Semua posting di blog ini merupakan pendapat pribadi dan tanggung jawab masing-masing penulis sepenuhnya.

No comments