GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Lakukan Pemerasan Rp 650 Ribu, Tiga Pelajar Asal Yogyakarta ...

Lakukan Pemerasan Rp 650 Ribu, Tiga Pelajar Asal Yogyakarta ...

Lakukan Pemerasan Rp 650 Ribu, Tiga Pelajar Asal Yogyakarta Ditangkap Polisi Ketiganya memeras beberapa pelajar SMA tersebut karena tidak berani diajak berkelahi, d…

Lakukan Pemerasan Rp 650 Ribu, Tiga Pelajar Asal Yogyakarta ...

Lakukan Pemerasan Rp 650 Ribu, Tiga Pelajar Asal Yogyakarta Ditangkap Polisi

Ketiganya memeras beberapa pelajar SMA tersebut karena tidak berani diajak berkelahi, dan sebagai gantinya mereka meminta uang damai

Lakukan Pemerasan Rp 650 Ribu, Tiga Pelajar Asal Yogyakarta Ditangkap PolisiWartakotalive.com/Andika PanduwinataPenangkapan tersangka yang membacok ibu kandung.

TRIBUNNEWS.COM, YOGYAKARTA - Tiga orang pelajar dari sebuah Sekolah Menengah Pertama (SMA) Negeri di Kota Yogyakarta harus berurusan dengan Satreskrim Polresta Yogyakarta usai melakukan pemerasan disertai pengancaman senilai Rp 650 ribu.

Aksi tersebut dilakukan ketiganya terhadap beberapa pelajar sebuah SMA Negeri di Kota Yogyakarta.

Baca: Geledah Kos Pengedar Narkoba, Polisi Temukan Sabu Disimpan di Kotak Perhiasan

Ketiganya memeras beberapa pelajar SMA tersebut karena tidak berani diajak berkelahi, dan sebagai gantinya mereka meminta uang damai.

Selain itu, jika uang tersebut tidak diberikan maka ketiganya mengancam akan menghajar beberapa pelajar tersebut.

Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta, Kompol Sutikno, SIK melalui Kanit II Satreskrim Polresta Yogyakarta, Iptu Heri Subagyo menuturkan, bahwa pemerasan itu berawal saat kelompok tersangka mengajak kelompok korban untuk bertemu di sebuah restoran cepat saji yang berada di Jalan Jendral Sudirman kemarin Sabtu (18/8/2018) sore.

Diungkapkannya pula, kedua belah pihak bertemu karena sebelumnya ditantang oleh kelompok tersangka dan ingin menyelesaikannya.

Selain itu, kedua belah pihak sebelumnya telah salin g berkomunikasi melalui aplikasi chat berbasis daring.

"Pas ketemu, seorang tersangka langsung mengajak berkelahi, dan kelompok korban tidak berani. Karena itu, kelompok korban dimintai uang damai Rp650 ribu, dan kalau (Kelompok korban) tidak memberi akan dihajar tersangka sampai babak belur," katanya pada Tribunjogja.com, Rabu (22/8/2018).

Selanjutnya, karena merasa ketakutan membuat kelompok dari korban langsung mencarikan sejumlah uang yang diminta tersangka dan selanjutnya diberikan kepada seorang tersangka berinisial MH (16), warga Sinduadi, Mlati, Sleman.

Setelah menerima uang tersebut, tersangka bersama kelompoknya pergi dari restoran tersebut.

Halaman selanjutnya 12 Editor: Imanuel Nicolas Manafe Sumber: Tribun Jogja Ikuti kami di Atlet Jepang yang Sewa PSK di Blok M Minta Maaf dan Ceritakan Kronologinya hingga Dipergoki Wartawan Sumber: Berita Yogyakarta | Disclaimer: Semua posting di blog ini merupakan pendapat pribadi dan tanggung jawab masing-masing penulis sepenuhnya.

No comments