GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Poltekkes Kemenkes Yogyakarta Buka Prodi Dietesien Tahun Depan

Poltekkes Kemenkes Yogyakarta Buka Prodi Dietesien Tahun Depan

Pendidikan Poltekkes Kemenkes Yogyakarta Buka Prodi Dietesien Tahun Depan Poltekkes Kemenkes Yogyakarta, akan membuka prodi baru yakni Prodi Dietesien yan…

Poltekkes Kemenkes Yogyakarta Buka Prodi Dietesien Tahun Depan

Pendidikan

Poltekkes Kemenkes Yogyakarta Buka Prodi Dietesien Tahun Depan

Poltekkes Kemenkes Yogyakarta, akan membuka prodi baru yakni Prodi Dietesien yang dibuka dan dilaksanakan pada tahun akademik mendatang.

Poltekkes Kemenkes Yogyakarta Buka Prodi Dietesien Tahun DepanISTJurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Yogyakarta, mengadakan “Kunjungan Study Banding untuk Pembukaan Program Studi Profesi Dietisien” di Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya, Malang.

Laporan Reporter Tribun Jogja Noristera Pawestri

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Poltekkes Kemenkes Yogyakarta, akan membuka prodi baru yakni Prodi Dietesien yang dibuka dan dilaksanakan pada tahun akademik mendatang.

Untuk itu, guna memperoleh informasi mengenai tata cara pembukaan program studi profesi dietisien, Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Yogyakarta, mengadakan “Kunjungan Study Banding untuk Pembukaan Program Studi Profesi Dietisien” di Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya, Malang.

Kegiatan ini juga bertujuan untuk memperluas wawasan dan bahasan mengenai program studi profesi dietisien serta tatacara penyusunan RPP, RPS dan modul pembelajaran.

Baca: Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Profesi Tenaga Kesehatan di Poltekkes Kemenkes Yogyakarta

Prodi dietesien merupakan pendidikan tinggi setelah program sarjana gizi yang dipersiapkan bagi peserta didik untuk memiliki pekerjaan dengan persyaratan dan keahlian khusus.

Ketua Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Yogyakarta, I Made Alit Gunawan menyampaikan, tujuan utama pendidikan profesi gizi di Indonesia untuk menghasilkan tenaga profesi gizi yang beragama dan mampu mengamalkan kemampuan profesi secara baik dan manusiawi.

"Tentunya juga berdedikasi tinggi terhadap profesi maupun untuk pelayanan kepada klien, tanggap terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam penanganan gizi," ujarnya pada Jumat (17/8/2018).

Baca: Poltekkes Kemenkes Yogyakarta Menggelar Kemah Bakti Kesehatan 2018

Pendidikan Profesi Gizi didukung oleh peraturan perundang-undangan yang ada saat ini, diantaranya Keputusan Menteri Kesehatan (Kepmenkes) RI No. 374/MENKES/SK/III/2007 tentang Standar Profesi Gizi.

Standar Pendidikan profesi gizi berdasarkan pada Peraturan Presiden No. 08 Tahun 2012 tentang Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia diantaranya memiliki kepribadian, penguasaan ilmu dan keterampilan, kemampuan berkarya, serta sikap dan perilaku berkarya.

"Program studi profesi gizi merupakan pendidikan yang diselengg arakan untuk menghasilkan Registered Dietisien (RD) yang memiliki kompetensi sesuai standar," lanjut dia.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Noristera Pawestri Editor: Ari Nugroho Sumber: Tribun Jogja Ikuti kami di Videonya Viral, Ini Sosok Bocah yang Panjat Tiang agar Merah Putih Berkibar di Upacara HUT ke-73 RI Sumber: Berita Yogyakarta | Disclaimer: Semua posting di blog ini merupakan pendapat pribadi dan tanggung jawab masing-masing penulis sepenuhnya.

No comments