Gus Miftah Kembali Berdakwah di Tempat Hiburan Malam di ... | Liputan 24 Yogyakarta
www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Gus Miftah Kembali Berdakwah di Tempat Hiburan Malam di ...

Posted by On 1:46 AM

Gus Miftah Kembali Berdakwah di Tempat Hiburan Malam di ...

Liputan6.com, Yogyakarta Setelah sempat menuai kontroversi karena video dakwah dan selawat di tempat hiburan malam di Bali viral, Gus Miftah kembali berdakwah dan selawat di Yogyakarta.

Boshe Yogyakarta menjadi tempat rutinnya berdakwah setiap dua minggu sekali. Jamaahnya adalah karyawan dan pekerja internal di tempat itu, mulai dari server, bartender, sampai pekerja karaoke.

Aktivitas yang sudah dilakoninya sejak belasan tahun itu dengan prinsip ikhlas dan tidak menghakimi. Ia juga menggunakan hadist, tafsir, serta anasir yang kontekstual ketika berdakwah.

  • PBNU Apresiasi Gus Miftah Berdakwah di Tempat Hiburan Malam
  • Aksi Gus Miftah Ajak Selawatan Pengunjung Tempat Hiburan Malam di Bali
  • Kiai Nyentrik Ini Buka Puasa Bersama Ratusan PSK

Dakwah dan selawat yang digelar pada Kamis (13/9/2018) itu diikuti ratusan jamaah. Mereka dudu k di kursi kafe, tempat yang biasa dipakai mereka ketika bekerja.

Ada tiga pesan penting yang disampaikannya ketika berdakwah di sana.

"Cukup tubuhku yang bermaksiat, tetapi jangan hatimu," ucap Gus Miftah.

Lewat pernyataan itu, ia mengajak jamaahnya untuk mempertahankan keimanan. Ia dengan terang-terangnya berdakwah orang yang mabuk bukan berarti tidak punya keimanan. Buktinya, mereka masih mau datang pengajian atau menjalankan salat.

"Beribadah saja, pahala itu urusan Tuhan," tuturnya.

Kedua, ia menekankan pentingnya beribadah karena manusia tidak bisa apa-apa sehingga harus bergantung kepada Dia yang Maha Bisa Apa-Apa.

Dalam kesempatan yang sama, ia juga mengajak jamaahnya yang kerap dicap negatif oleh masyarakat untuk tidak mudah tersinggung, apalagi marah dengan komentar warganet perihal video yang viral.

Menurut [Gus Miftah]( 2259567 ""), orang harus menyikapi persoalan dengan cinta semata-ma ta karena Allah juga penuh cinta.

Gus Miftah selawatan di kelab malam

1 dari 2 halaman

Haters Adalah Lovers yang Tertunda

Gus Miftah Dakwah
Gus Miftah kembali berdakwah di tempat hiburan malam di Yogyakarta (Liputan6.com/ Switzy Sabandar)

Sadar caranya menimbulkan kontroversi, Gus Miftah tidak ambil pusing. Ia menilai haters adalah lovers yang tertunda.

Ia juga meminta media massa yang meliput kegiatannya kali ini bisa ikut menyampaikan persoalan ini kepada masyarakat.

"Media massa bisa berdakwah dengan caranya sendiri," ucapnya.

Ia menuturkan, pakaian yang dikenakan oleh jamaahnya tidak melulu terbuka saat pengajian. Kebetulan saja, kegiatan di Bali bertepatan dengan perayaan ulang tahun kelab malam itu.

Gus Miftah juga tidak akan berhenti berdakwah di tempat-tempat kaum ma rjinal. Ia tidak berperan membuat orang bertobat, melainkan menyampaikan pengajaran.

"Hidayah itu memang dijemput, tetapi ada juga waktunya Tuhan memberi hidayah kepada orang, jadi saya di sini bukan berarti mereka semua harus berhenti dari pekerjaannya," kata Gus Miftah.

Sumber: Berita Yogyakarta | Disclaimer: Semua posting di blog ini merupakan pendapat pribadi dan tanggung jawab masing-masing penulis sepenuhnya.

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »