Warga Yogyakarta Ditemukan Tewas Membusuk di Kamar Kos | Liputan 24 Yogyakarta
www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Warga Yogyakarta Ditemukan Tewas Membusuk di Kamar Kos

Posted by On 5:42 AM

Warga Yogyakarta Ditemukan Tewas Membusuk di Kamar Kos

Warga Yogyakarta Ditemukan Tewas Membusuk di Kamar Kos

Priyo Setyawan

loading...
Warga Yogyakarta Ditemukan Tewas Membusuk di Kamar Kos
Petugas mengevakuasi jenazah Hastung Prana Galih yang ditemukan di kamar kos Jalan Perumnas Condongcatur, Depok, Sleman, Jumat (14/9/2018). FOTO/SINDOnews/PRIYO SETYAWAN
A+ A- SLEMAN - Warga Surakarsan, Mergangsan, Kota Yogyakarta, Hastung Prana Galih ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya, Jalan Perumnas, Condongcatur, Depok, Sleman, Jumat (14/9/2018) siang. Pria berumur 54 tahun tersebut ditemukan dalam posisi tidur telentang di atas tempat tidur dan sudah mengeluarkan bau yang tidak sedap.
Dipe rkirakaan Hastung sudah meninggal tiga hari lalu. Hastung sehari-hari bekerja sebagai sopir angkutan barang dan baru sebulan tinggal di kos tersebut.
Orang pertama yang pertama kali mengetahui hal ini adalah tetangga kos Hastung, Ridwan. Temuan tersebut mengejutkan warga sekitar dan melaporkannya kepada Polsek Depok. "Awalnya saya mencium bau menyenggat dari kamar itu (Hastung). Awalnya saya kira itu bangkai tikus," kata Ridwan, Jumat (14/9/2018).
Ridwan menjelaskan karena bau semakin menyengat, ia bersama teman lainnya mendatangi kamar Hastung. Namun saat di depan kamar, pintunya terkunci. Ketika dipanggil-panggil, tidak ada jawaban, sehingga Hastung dikira sedang tidak berada di kamar.
"Untuk mengetahui itu bau apa, saya kemudian naik ke atas genting dan melihat Hastung tidak bergerak dengan posisi tidur telentang di atas tempat tidur," katanya.
Untuk memastikannya, Ridwan dan teman-teman lalu membuka paksa pintu kamar. Dan ternyata Hastung su dah meninggal dunia. Kejadian ini selanjutnya dilaporkan kepada warga sekitar dan ke Polsek Depok Timur.
Petugas Dokpol Polres Sleman Rayhan M Bale mengatakan hasil dari pemeriksaan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan. Sehingga pihaknya belum dapat memastikan apa penyebab kematian Hastung. Diperlukan identifikasi dan penyelidikan lebih lanjut. Untuk kepentingan itu, jenazah Hastung dibawa ke Rumah sakit Bhayangkara Polda DIY. (amm)Sumber: Berita Yogyakarta | Disclaimer: Semua posting di blog ini merupakan pendapat pribadi dan tanggung jawab masing-masing penulis sepenuhnya.

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »