GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Awal November, Yogyakarta Menggelar Vegan Festival

Awal November, Yogyakarta Menggelar Vegan Festival

Awal November, Yogyakarta Menggelar Vegan Festival Reporter: Antara Editor: Tulus Wijanarko …

Awal November, Yogyakarta Menggelar Vegan Festival

Awal November, Yogyakarta Menggelar Vegan Festival Reporter:

Antara

Editor:

Tulus Wijanarko

Selasa, 30 Oktober 2018 18:00 WIB
Ilustrasi kebab vegetarian, hara bhara kabab. Shutterstock

Ilustrasi kebab vegetarian, hara bhara kabab. Shutterstock

TEMPO.CO, Yogyakarta - Komunitas vegetarian yang tergabung dalam Indonesia Vegetarian Society akan menggelar Vegan Festival di Yogyakarta pada 2-4 November, di Malioboro Mall. Festival ini bertujua n mengenalkan kuliner berbasis nabati ke masyarakat luas.

"Selain itu juga akan diselenggarakan berbagai lomba dan seminar dengan beragam topik mulai dari gaya hidup dan pendidikan anak," kata Sekretaris Jenderal Indonesia Vegetarian Society (IVS) Cabang Yogyakarta Jefri Candra di Yogyakarta, Kamis, 25/10.

Komunitas vegan ini ingin mengenalkan gaya hidup mereka ke masyarakat luas, karena diyakini cara hidup itu akan membuat hidup lebih sehat. Selain itu jugamemberikan dampak positif kepada lingkungan. “Seperti penurunan potensi polusi udara.”

Menurut Jefri jumlah orang yang menerapkan pola makan vegetarian semakin tumbuh di Indonesia. Saat ini diperkirakan jumlahnya mencapai sekitar dua juta orang.

Tingkat pertumbuhan vegetarian diperkirakan 5-10 persen setiap tahun. "Hal ini bisa terlihat dari pertumbuhan restoran yang menyajikan menu-menu vegetarian di Indonesia. Jumlahnya semakin meningkat dari waktu ke waktu," kata Jefri.

Beberapa tokoh di Indonesia yang juga menerapkan pola makan vegetarian di antaranya, Seto Mulyadi. Pakar pendidikan anak tersebut didaulat menjadi Ketua World Vegan Society Indonesia. Seto atau lebih dikenal Kak Seto juga akan menjadi pengisi kegiatan seminar dalam Vegan Festival.

ANTARA

Lihat Juga


Terkait
  • Bahayakah Diet Vegan buat Ibu Hamil? Ini Kata Dokter

    Bahayakah Diet Vegan buat Ibu Hamil? Ini Kata Dokter

    25 hari lalu
  • Meghan Markle Tak Boleh Makan Pasta Lagi, Kenapa?

    Meghan Markle Tak Boleh Makan Pasta Lagi, Kenapa?

    28 Juli 2018
  • Produk Kecantikan Vegan Kian Diminati Wanita, Apa Alasannya?

    Produk Kecantikan Vegan Kian Diminati Wanita, Apa Alasannya?

    21 Juni 2018
  • Menteri Pariwisata Arief Yahya: Indonesia Tujuan Wisata Vegan

    3 Mei 2018
  • Rekomendasi
  • Awal November, Yogyakarta Menggelar Vegan Festival

    Awal November, Yogyakarta Menggelar Vegan Festival

    6 jam lalu
  • Tangkiang dan Dangau, Bangunan Adat Suku Semende yang Tahan Gempa

    Tangkiang dan Dangau, Bangunan Adat Suku Semende yang Tahan Gempa

    7 jam lalu
  • Dampak Beragam Festival, Omzet Penjualan Batik Banyuwangi Melejit

    Dampak Beragam Festival, Omzet Penjualan Batik Banyuwangi Melejit

    8 jam lalu
  • Muncul Ide Menjadikan Lombok jadi Kawasan Mempelajari Gempa

    Muncul Ide Menjadikan Lombok jadi Kawasan Mempelajari Gempa

    9 jam lalu
  • Foto
  • Keriuhan Perang Tomat di Bandung Barat

    Keriuhan Perang Tomat di Bandung Barat

    2 hari lalu
  • Menikmati Keindahan Pemandangan Danau Derborence di Swiss

    Menikmati Keindahan Pemandangan Danau Derborence di Swiss

    3 hari lalu
  • Mengenal Berbagai Tradisi yang Digelar di Boyolali Pada Oktober

    Mengenal Berbagai Tradisi yang Digelar di Boyolali Pada Oktober

    3 hari lalu
  • Dukutan, Tradisi di Kaki Gunung Lawu yang Terus Dilestarikan

    Dukutan, Tradisi di Kaki Gunung Lawu yang Terus Dilestarikan

    3 hari lalu
  • Video
  • Berkeliling Putrajaya, Kota Berkonsep Masa Depan

    Berkeliling Putrajaya, Kota Berkonsep Masa Depan

    3 hari lalu
  • Bukit Bintang, Surga Wisata Belanja di Kuala Lumpur

    Bukit Bintang, Surga Wisata Belanja di Kuala Lumpur

    3 hari lalu
  • Keindahan Arsitektur Masjid Putra di Malaysia

    Keindahan Arsitektur Masjid Putra di Malaysia

    11 hari lalu
  • Menjelajahi Kuliner Legendaris Bogor

    Menjelajahi Kuliner Legendaris Bogor

    11 hari lalu

  • terpopuler
  • 1

    Adat Suku Semende, Berburu Babi untuk Menjalin Kekerabatan

  • 2

    Pasca Kebakaran, Jalur Pendakian Gunung Merbabu Dibuka November

  • 3

    Belum Ada Titik Temu Perubahan Manajemen Lalu lintas di Malioboro

  • 4

    Bentang Alam Belitung Cocok untuk Pengembangan Nomadic Tourism

  • 5

    Pemerintah Suriah Membuka Kembali Museum Nasional

  • Fokus
  • Beda Pandangan Politik, Pendukung Trump Kirim Sejumlah Bom Pipa

    Beda Pandangan Politik, Pendukung Trump Kirim Sejumlah Bom Pipa

  • Harapan Tersisa soal Putusan Bawaslu DKI soal Videotron Jokowi

    Harapan Tersisa soal Putusan Bawaslu DKI soal Videotron Jokowi

  • Sunjaya Ditahan, Nasib Pemerintahan di Pundak Plh Bupati Cirebon

    Sunjaya Ditahan, Nasib Pemerintahan di Pundak Plh Bupati Cirebon

  • MRT Ingin Ambil J   alur Gemuk, Transjakarta Ngotot  Bertahan

    MRT Ingin Ambil Jalur Gemuk, Transjakarta Ngotot Bertahan

  • Terkini
  • Tiga Bentang Alam Ini Bisa Jadi Andalan Geowisata di Riau

    Tiga Bentang Alam Ini Bisa Jadi Andalan Geowisata di Riau

    4 jam lalu
  • Awal November, Yogyakarta Menggelar Vegan Festival

    Awal November, Yogyakarta Menggelar Vegan Festival

    6 jam lalu
  • Tang   kiang dan Dangau, Bangunan Adat Suku Semende yang Tahan Gempa

    Tangkiang dan Dangau, Bangunan Adat Suku Semende yang Tahan Gempa

    7 jam lalu
  • Dampak Beragam Festival, Omzet Penjualan Batik Banyuwangi Melejit

    Dampak Beragam Festival, Omzet Penjualan Batik Banyuwangi Melejit

    8 jam lalu
  • Muncul Ide Menjadikan Lombok jadi Kawasan Mempelajari Gempa

    Muncul Ide Menjadikan Lombok jadi Kawasan Mempelajari Gempa

    10 jam lalu
  • Pemerintah Su   riah Membuka Kembali Museum Nasional

    Pemerintah Suriah Membuka Kembali Museum Nasional

    10 jam lalu
  • Adat Suku Semende, Berburu Babi untuk Menjalin Kekerabatan

    Adat Suku Semende, Berburu Babi untuk Menjalin Kekerabatan

    14 jam lalu
  • Bentang Alam Belitung Cocok untuk Pengembangan Nomadic Tourism

    Bentang Alam Belitung Cocok untuk Pengembangan Nomadic Tourism

    15 jam lalu
  • Belum Ada Titik Temu Perubahan Manajemen Lalu lintas di Mali   oboro

    Belum Ada Titik Temu Perubahan Manajemen Lalu lintas di Malioboro

    16 jam lalu
  • Pasca Kebakaran, Jalur Pendakian Gunung Merbabu Dibuka November

    Pasca Kebakaran, Jalur Pendakian Gunung Merbabu Dibuka November

    18 jam lalu
  • Selengkapnya Grafis

    Lion Air JT 610 Seharga 1,7 Triliun Rupiah Hanya Terbang 3 Bulan

    Masa bakti pesawat tipe B 737 8 Max dengan Nomor Penerbangan JT - 610 milik Lion Air seharga 1,7 triliun rupiah berakhir hanya dalam tiga bulan saja.

    Sumber: Berita Yogyakarta | Disclaimer: Semua posting di blog ini merupakan pendapat pribadi dan tanggung jawab masing-masing penulis sepenuhnya.

    No comments