GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Hoax Penculikan Anak di Yogyakarta, Masyarakat Diminta Peduli ...

Hoax Penculikan Anak di Yogyakarta, Masyarakat Diminta Peduli ...

Kota Yogya Hoax Penculikan Anak di Yogyakarta, Masyarakat Diminta Peduli Keamanan Lingkungan Berita tersebut merupakan upaya dari oknum tak bertanggung…

Hoax Penculikan Anak di Yogyakarta, Masyarakat Diminta Peduli ...

Kota Yogya

Hoax Penculikan Anak di Yogyakarta, Masyarakat Diminta Peduli Keamanan Lingkungan

Berita tersebut merupakan upaya dari oknum tak bertanggung-jawab untuk meresahkan masyarakat.

Hoax Penculikan Anak di Yogyakarta, Masyarakat Diminta Peduli Keamanan Lingkunganilustrasi

Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kapolresta Yogyakarta, Kombes Pol Armaini SIK menegaskan berita penculikan anak merupakan hoaks.

Ia mengatakan berita tersebut merupakan upaya dari oknum tak bertanggung-jawab untuk meresahkan masyarakat.

Oleh sebab itu masyarakat tak perlu khawatir.

Baca: Siswa SD di Semarang Ini Lolos dari Percobaan Penculikan, Ini yang Dia Lakukan

"Hoak itu, sumber berita juga tidak jelas. Kalau memang ada penculikan di Yogyakarta tentu kami pihak kepolisian akan bergerak cepat. Jadi masyarakat tidak perlu resah dan khawatir," katanya pada Tribunjogja.com, Rabu (31/10/2018).

Ia pun meminta masyarakat untuk tidak menyebarkan berita tersebut melalui pesan pribadi.

Menurutnya hal tersebut justru menyebabkan keresahan bagi masyarakat lain.

Ketika masyarakat menyebarkan berita yang tidak jelas sumbernya, dikhawatirkan akan menimbulkan kecemasan yang berlebihan.

"Janganlah buru-buru untuk share berita lewat pesan WhatsApp. Cek dan ricek dulu,berita itu sumbernya valid atau tidak. Kalau asal share, nanti masyarakat lain bisa takut, dan cemas. Takutnya nanti menimbulkan prasangka prasangka dalam masyarakat. Nanti asal curiga, terus melakukan penganiayaan. Nah itu kan juga tidak benar,&quo t; lanjutnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Perempuan dan Perlindungan Anak (DPMPPA) Kota Yogyakarta, Octo Noor Arafat berharap masyarakat lebih bijak dalam menyikapi Setipa informasi di media sosial.

Ia pun meminta masyarakat tak perlu panik, namun tetap waspada.

"Masyarakat sebaiknya bijaksana dalam menerima informasi dari media sosial. Tetapi juga harus waspada. Dan juga mengedukasi anak agar tidak gampang mempercayai orang yang tidak dikenal," katanya.

Baca: Kapolsek Kretek Tegaskan Kabar Penculikan di Parangtritis Hoax

Menurutnya, hal penting yang harus dilakukan bersama dalam mencegah penculikan adalah lebih peka terhadap keamanan lingkungan, khusunya sekitar tempat tinggal.

Ia pun meminta masyarakat untuk melapor pada polisi jika menemukan hal yang mencurigakan.

"Itu hal yang bisa kita lakukan bersama. Lebih peduli pada lingkungan di sekitar tempat tinggal. P ihak sekolah juga kami harap lebih ketat jaga keamanan lingkungan sekolah. Misalnya memantau para siswa itu pulang dengan siapa. Jadi komunikasi antara orangtua dan sekolah juga harus dioptimalkan," tutupnya. (*)

Penulis: Christi Mahatma Wardhani Editor: Gaya Lufityanti Ikuti kami di Video PilihanSumber: Berita Yogyakarta | Disclaimer: Semua posting di blog ini merupakan pendapat pribadi dan tanggung jawab masing-masing penulis sepenuhnya.

No comments