Ini Alasan DPRD Jateng Tolak Pembangunan Tol Bawen-Yogyakarta | Liputan 24 Yogyakarta
www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Ini Alasan DPRD Jateng Tolak Pembangunan Tol Bawen-Yogyakarta

Posted by On 9:57 PM

Ini Alasan DPRD Jateng Tolak Pembangunan Tol Bawen-Yogyakarta

Liputan6.com, Semarang - Sejumlah anggota DPRD Jawa Tengah menolak rencana pembangunan jalan tol Bawen-Yogyakarta yang termasuk proyek strategis nasional karena dinilai tidak sesuai dengan rencana tata ruang dan wilayah (RTRW).

"Selain itu, ada beberapa pertimbangan objektif lain seperti posisi jalan tol ini ekuivalen dengan jalan tol yang 'on going project' di Semarang-Solo-Yogyakarta," kata Ketua Panitia Khusus Revisi Peraturan Daerah RTRW DPRD Provinsi Jateng Abdul Azis di Semarang, Senin (15/10/2018).

  • Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Buru Selatan Maluku
  • Heboh Serbuan Lalat di Mokumoku Bengkulu
  • Isu Tsunami di Gorontalo Bikin Anak-Anak Takut ke Sekolah

Pertimbangan lain, pembangunan jalan tol Bawen-Yogyakarta akan mengurangi lahan basah atau pertanian produktif seluas 350 hektare, biaya pembangunan jalan tol sepanjang 70 k ilometer ini cukup besar, dan jalur pembangunan jalan tol merupakan jalur rawan gempa bumi.

Politikus Partai Persatuan Pembangunan itu menyarankan pemerintah lebih serius mengembangkan sarana transportasi massal berupa reaktivasi jalur kereta api Semarang-Yogyakarta.

"Dari sisi investasi, pembangunan jalur kereta api per kilometer hanya butuh Rp 25-30 miliar, sedangkan jalan tol dananya Rp 150 miliar per kilometer. Kalau jalan tol anggarannya Rp 10 triliun, kalau kereta api Rp 2 triliun sehingga bisa hemat Rp8 triliun," ujar Abdul Azis seperti dikutip Antara.

Menurut dia, jika pemerintah tetap melaksanakan pembangunan jalan tol Bawen-Yogyakarta yang saat ini memasuki tahap penentuan lokasi berarti salah satu proyek strategis nasional itu melanggar Perda RTRW yang ada. "Evaluasi pemerintah pusat seperti apa, kami tunggu," katanya.

Rencananya, pembangunan jalan tol Bawen-Yogyakarta sepanjang 70 kilometer tersebut dibagi menj adi dua ruas, yaitu Bawen-Magelang dan Magelang-Yogyakarta.

Jalan tol yang dikoneksikan dengan jalan tol Semarang-Solo ruas Ungaran-Bawen ini diperkirakan akan menelan biaya investasi sekitar Rp 10,72 triliun.

Simak juga video pilihan berikut ini:

Korban gempa di Palu masih trauma untuk kembali ke rumah mereka. Warga lebih memilih bertahan di tenda pengungsian meski tak ada penerangan.

Sumber: Berita Yogyakarta | Disclaimer: Semua posting di blog ini merupakan pendapat pribadi dan tanggung jawab masing-masing penulis sepenuhnya.

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »