NUS Enterprise dan Salim Group Kembangkan Pusat Ekosistem ... | Liputan 24 Yogyakarta
www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

NUS Enterprise dan Salim Group Kembangkan Pusat Ekosistem ...

Posted by On 10:26 AM

NUS Enterprise dan Salim Group Kembangkan Pusat Ekosistem ...

Bisnis

NUS Enterprise dan Salim Group Kembangkan Pusat Ekosistem Start-Up Block71 di Yogyakarta

Hadirnya Block71 di Yogyakarta ini sejalan dengan pertumbuhan dan semangat dari kewirausahaan lokal.

NUS Enterprise dan Salim Group Kembangkan Pusat Ekosistem Start-Up Block71 di YogyakartaTRIBUNJOGJA.COM / Wahyu SetiawanPerwakilan Salim Group dan NUS Enterprise dalam peresmian Block71 Yogyakarta, Kamis (25/10/2018).

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pusat inkubasi start-up asal Singapura, Block71 kini hadir di Yogyakarta.

Proyek kerjasama NUS Enterprise dan Salim Group ini resmi hadir di Yogyakarta tepatnya di Jalan Prof Yohanes Sagan, Kamis (25/10/2018).

Baca: Selain Go-Jek, 6 Startup Asal Indonesia Ini Berhasil Go International

Di Indonesia, Block71 sebelumnya juga telah hadir tepatnya di Jakarta dan Bandung.

Tujuan hadirnya Block71 sendiri untuk mengembangkan ekosistem kewirausahaan yang berkelanjutan khususnya anak muda Yogyakarta yang ingin berkembang dan merambah pasar global melalui dunia start-up digital.

Ms Dawn Ng, Director of Ecosystem Develpoment NUS Enterprise menuturkan hadirnya Block71 di Yogyakarta ini sejalan dengan pertumbuhan dan semangat dari kewirausahaan lokal.

"Secara kolektif, ketiga lokasi Block71 milik NUS di Indonesia akan memfasilitasi pertukaran informasi yang lebih besar, memperkuat konektivitas dan mendorong pertumbuhan antara ekosistem start-up di Singapura dan Indonesia," katanya pada Tribunjogja.com di sela pembukaan.

Block71 pun sebelumnya juga sukses mengembangka n start-up di beberapa wilayah diantaranya Singapura, San Francisco USA, Suzhou China dan di Indonesia ada Jakarta serta Bandung.

"Lokasi Block71 ini akan membuka pintu untuk para start-up dari Singapura dan keluarga Block71 untuk mengembangkan eksistensi mereka di Indonesia serta memfasilitasi akses ke pasar internasional bagi start-up lokal," lanjutnya.

Sementara itu, Mohamed Salim Director of Salim Group menuturkan dipilihnya Yogyakarta sebagai lokasi Block71 merupakan upaya untuk mewadahi kreativitas serta menunjukkan daya saing dan potensi anak muda untuk menghasilkan start-up yang layak dikenal dunia.

"Yogyakarta itu kota pelajar, banyak anak muda. Kreativitas dimulai dari pemikiran anak muda, ini yang ingin kita berikan wadah lewat Block71," katanya di kesempatan yang sama.

Block71 di Yogyakarta sendiri saat ini dapat menampung sekira 30 start-up lokal dan akan menghasilkan ide-ide untuk menjawab tantangan dunia digital ke depan .

Baca: Dunia Startup Memacu Marsela Citra Arsetya untuk Berkreasi

Lebih lanjut, Mohamed Salim membeberkan tidak membatasi sektor digital yang digarap oleh anak muda bisa berbagai disiplin sektor untuk berkembang bersama di Block71.

"Kita tidak menutup kemungkinan menuju ke industri lain. Saat ini mungkin yang sedang banyak dibutuhkan adalah fintech namun mungkin akan kita kembangkan juga ke industri lain seperti agritech dan sebagainya. Kita lihat saat ini yang kuat Fintech, Foodtech dan Daily Health," pungkasnya. (*)

Penulis: Wahyu Setiawan Nugroho Editor: Gaya Lufityanti Ikuti kami di Gadis 13 Tahun Korban Pemerkosaan Melahirkan Bayi Kembar Tiga, Tak Sadar Hamil Meski Perut Membesar Sumber: Berita Yogyakarta | Disclaimer: Semua posting di blog ini merupakan pendapat pribadi dan tanggung jawab masing-masing penulis sepenuhnya.

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »